by ikun on Februari 3, 2010
Kenapa ku masih saja tak setegar pikiranku, ketika ku berpikir “semakin tinggi pohon- semakin banyak diterpa angin” begitu pula dengan umur, semakintua semakin banyak ditimpa masalah yang setia menghadang didepan mata. Harus tabah dan tegar bersabar.
Semakin ku mencoba bersabar semakin ku diuji kesabaranku
Begitu bodoh! pikiranku… yang selalu merasa hanya aku yang mengalaminya!! Kenapa selalu itu yang muncul dipikiranku, padahal ku sering berlogika pikiran itu hanya akan membelenggu diriku yang akan semakin tersiksa menjalani hidup.
Tuhan… Tolonglah Hamba-Mu ini.
Have you ever feel like this ????
Anyway, aku rindu sepedaku yang selalu membawa diriku ketempat yang bisa jd penghiburku dikala ku sedih…
apa kabarmu ya setelah disofiyanisasi full body ya ??? I miss you tuk genjot pedalmu..
by ikun on Januari 21, 2010
SPSS – Sabtu Pagi Sepeda Santai- 16 Januari 2010: “Candi Abang dan Sop/Soto Ayam- GOA Jepang”, kumpul jam 05.30, di depan Rodalink, Janti. Pemandu: Wihikan Mawi Wijna, Bayu Indratomo.
Medan jalan 90% jalan aspal. Tanjakan cuma pas naik ke Candi Abang aja, skitar 50 meter dan ndak begitu curam. Waktu tempuh dr Blok-O sekitar 40 menit.
. So pasti saya bersemangat untuk ikut serta didukung dengan sepeda yang fullsuspect yang ku pinjam dari Mas Dhani..adrenalinku tambah membara (lhoh: kayak api saja!). Btw, Thanks spedanya mas dhani… [click to continue…]
by ikun on Januari 13, 2010
SPSS ( 2 ) 9/01/10, Sabtu Pagi Sepeda Santai Edisi Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Kec. Pathuk, Kab. Gunung Kidul, DI Yogyakarta memang lebih tepat kalau diplesetkan sama mba Tiwi menjadi “Sabtu Pagi Sepeda Sakkemenge”. Bagaimana ga kemeng, sepanjang trek jalan yang kami lewati penuh dengan tanjakan melewati rute Pathuk-> Nglanggeran-> TanahAbang-> Wukirharjo-> Jogja. Dengkul sudah diuji ketahanannya melewati tanjakan yang bertubi-tubi. Diawali dari Bukit Pathuk, Tanjakan yang curam menyapa kami untuk memompa adrenalin. Terutama bagi saya yang sejatinya dengkulnya settingan SeLi (baca: Sepeda Lipat) harus mengalami beberapa kali kram dan terpaksa sepedaku harus di Tandem dengan sepeda Om Bayu. Mengutip dari note mba danindomilezat tentang ‘cerita dibalik sepeda tandem..‘ > [click to continue…]